{"id":433,"date":"2022-05-12T00:54:46","date_gmt":"2022-05-12T00:54:46","guid":{"rendered":"https:\/\/pmktugm.org\/?p=433"},"modified":"2022-05-12T00:54:46","modified_gmt":"2022-05-12T00:54:46","slug":"move-on","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pmktugm.org\/?p=433","title":{"rendered":"Move On"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">ESTUF 29 April 2022<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat Bahasan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">: Mazmur 34 : 19<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembicara : Ev Fillia A. Laua<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTis better to have loved and lost than never to have loved at all.\u201d <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 Alfred, Lord Tennyson<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak hal yang dapat menjadi penyebab dari patah hati. Baik itu ketidakseriusan (ghosting, haunting, breadcumbing, benching, stashing), toxic relationship, hingga adanya perbedaan bisa menjadi penyebab dari patah hati. Adapun dampak dari patah hati ini dapat berupa hilang semangat, hidup menjadi sembarangan, hingga mungkin adanya dorongan untuk bunuh diri. Patah hati juga dapat dialami oleh semua golongan, baik anak muda hingga orang dewasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana sikap kita ketika menghadapi patah hati ?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang akan sullit mendengar pendapat atau masukkan ketika pada fase patah hati. Hal ini meembawa kita kepada pembahasan preventif yaitu :<\/span><\/p>\n<p><strong>Bagaimana mempersiapkan diri sebelum menjalin relasi?<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk meminimalisir dampak buruk dari kegagalan dalam suatu relasi, ada beberapa hal yang perlu kita pikirkan dan siapkan sebelum memulai suatu relasi. Hal-hal tersebut dapat berupa :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui Tujuan Relasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Tujuan dari hidup kita adalah untuk memuliakan Tuhan dan untuk menikmati relasi serta kemuliaan Tuhan. Hal ini juga dapat diaplikasikan dalam kaitannya dengan alasan kita membangun relasi.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pacaran merupakan masa persiapan memasuki pernikahan. Pacaran juga harus memiliki unsur memuliakan Tuhan. Relasi yang dibangun juga harus merupakan suatu wadah memuliakan Tuhan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyelaraskan Perbedaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diskusikanlah hal-hal penting yang dapat menjadi konflik dalam relasi. Hal ini juga terkait visi, karakter, passion, pola asuh, pola keuangan, pola komunikasi, dsb. Penyelerasan harus dilakukan, dengan catatan tidak menuntut dan memaksa orang untuk berubah. Seseorang hanya akan berubah dengan pertemuan atau jamahan langsung dari Tuhan. Komunikasikanlah semua hal penting tersebut secara baik-baik.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siap Lanjut Siap Patah Hati<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita memutuskan untuk melanjutkan suatu relasi, mendalami suatu hubungan dengan komitmen, kita juga harus siap untuk mengalami patah hati. Cinta harus \u201csaling\u201d serta \u201cdipupuk\u201d untuk dapat bertahan dan bertumbuh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Bagaimana jika akhirnya tetap terjadi patah hati?<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mazmur 34 : 19 memuat kisah Daud yang sedang dalam pelarian dari musuh (pergumulan yang berat).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari bacaan Mazmur 34\u00a0 ini, kita dapat mengambil pelajaran untuk menghadapi patah hati, berupa :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ay 2-5) &#8211; memuji Tuhan dan mencari Tuhan;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Damai sejahtera yang sesungguhnya dapat terjadi jika kita mencari dan datang kepada Tuhan. Walaupun kita tidak dapat melihat seluruh rencana Tuhan, kita seharusnya tetap memandang Tuhan sebagai satu-satunya sumber kedamaian dari permasalahan kita;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ay 7) \u2013 tunjukanlah pandanganmu;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ay 11) \u2013 orang yang mencari Tuhan, tidak akan kekurangan;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ay 12) \u2013 takut akan Tuhan (jaga lidah dan jauhi yang jahat)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mazmur 34 juga beberapa kali menekankan peran Tuhan sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ay 16-23) \u2013 Mata Tuhan tertuju pada orang benar;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ay 17) \u2013 Tuhan menentang orang jahat;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ayat 19) \u2013 Tuhan dekat;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ayat 20) \u2013 Tuhan melepaskan;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Ayat 23) \u2013 Tuhan membebaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besar, dalam menghadapi patah hati, kita harus senantiasa berusaha mendekatkan diri dengan Tuhan, serta kita sebagai mahasiswa\/i Kristen perlu memikirkan dan menyiapkan 3 poin penting sebelum memulai suatu relasi, yaitu mengetahui dengan benar tujuan dari relasi, pentingnya menyelaraskan perbedaan, hingga menyiapkan diri untuk siap patah hati jika memutuskan untuk memulai suatu komitmen.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ESTUF 29 April 2022 Ayat Bahasan : Mazmur 34 : 19 Pembicara : Ev Fillia A. Laua &nbsp; \u201cTis better to have loved and lost than never to have loved at all.\u201d \u2013 Alfred, Lord &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-engineering-student-fellowship-estuf"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=433"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":436,"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/433\/revisions\/436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pmktugm.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}