Karakter yang Diubahkan

Karakter yang Diubahkan

ESTUF 13 Maret 2026

Ayat bahasan: Galatia 5:16-26

Dalam kehidupan ada pertarungan antara daging dengan Roh. Keduanya berlawanan. Contohnya: ambisi, dosa seksual, ego, amarah, iri hati, ingin dipuji, persaingan akademik. Pertentangan itu nyata. Perbuatan daging harus disalibkan. Perbuatan daging itu artinya berpusat pada diri sendiri dan merusak relasi, tidak memuliakan Allah. Sehingga tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Oleh karena  itu, kita harus hidup menurut Roh. Bukan karena tekad atau usaha manusia, tapi tuntunan Roh Kudus. Prakteknya dengan punya relasi yang karib dengan Tuhan, peka terhadap suara-Nya, dan taat sekalipun tidak nyaman.
Buah Roh muncul secara natural dari hidup yang melekat pada Roh. Dia menjadi satu kesatuan karakter Kristus. Dia muncul secara bersanaan, tidak terpisah satu sama lain. Perubahan karakter merupakan buah dari karya Roh Kudus. Perubahan itu memerlukan waktu untuk berproses. Yang merupakan bagian dari pembentukan. Tidak selalu lancar, tapi bisa naik turun.  Dan terus dilakukan bersama sesama dan Tuhan. Dalam proses perubahan, ingat dulu identitas di dalam Kristus. Selanjutnya lakukan tindakan aktif dengan keputusan tegas terhadap perbuatan daging, dan menggantinya dengan melakukan hal yang benar. Kemudian dilakukan dengan konsisten. Ketika karakter sudah diubahkan, maka selanjutnya kita bisa memimpin seperti Kristus – pemimpin yang melayani (servant leadership).
Karakter yang diubahkan nyata lewat kasih dalam kompetisi akademik, penguasaan diri dalam relasi dan media sosial, setia menjalani panggilan, dan memiliki tujuan hidup untuk Kerajaan Allah.
Mahasiswa Kristen sewajarnya tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga mau rendah hati diubahkan secara karakter. Dia taat pada pimpinan Roh, konsisten menyalibkan daging, dan melekat pada Kristus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *